Minggu, 19 Mei 2013

Aktiva Tetap


  A.    Pengertian Aktiva Tetap
Aktiva Tetap adalah barang berwujud milik perusahaan yang sifatnya relatif permanen dan digunakan dalam kegiatan normal perusahaan, bukan untuk diperjualbelikan. Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 16 paragraf 5 menyebutkan:
“Aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dibangun lebih dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan, tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun”. (Ikatan Akuntan Indonesia. Standar Akuntansi Keuangan. Salemba Empat, Jakarta, 2004, No 16  Paragraf 5)   
  B.     Jenis-jenis aktiva tetap
Melihat definisi tersebut, jelas bahwa tidak setiap aktiva perusahaan dapat di kelompokkan sebagai aktiva tetap. Untuk dapat dikelompokkan sebagai aktiva tetap, maka suatu aktiva harus memiliki kriteria tertentu, yaitu:
1    .      Berwujud
Aktiva tersebut berupa barang yang memiliki wujud fisik. Bukan sesuatu yang memiliki bentuk fisik, seperti goodwill, hak paten,dsb.
2    .      Umurnya lebih dari satu tahun
Aktiva tersebut harus dapat dipergunakan dalam operasi lebih dari satu tahun atau satu periode akuntansi. Walaupun memiliki bentuk fisik, tetapi jika masa manfaatnya kurang dari satu tahun-seperti kertas, tinta printer, pensil, penghapus, selotip, dsb- tidak dapat dikategorikan sebagai aktiva tetap. Dan yang dimaksudkan dengan umur aktiva tersebut adalah umur ekonomis, bukan umur teknis, yaitu jangka waktu dimana suatu aktiva dapat dipergunakan secara ekonomis oleh perusahaan.
3    .      Digunakan dalam operasi perusahaan
Barang tersebut harus dapat dipergunakan dalam operasi normal perusahaan yaitu dipakai perusahaan untuk menghasilkan pendapatan bagi organisasi. Jika suatu aktiva memiliki wujud fisik dan memiliki umur lebih dari satu tahun tetapi rusak dan tidak dapat diperbaiki, sehingga tidak dapat dipergunakan untuk operasi perusahaan, maka aktiva tersebut harus dikeluarkan dari kelompok aktiva tetap.
 .      Tidak diperjualbelikan
Suatu aktiva berwujud yang dimiliki perusahaan dan umurnya lebih dari satu tahun, tetapi dibeli perusahaan dengan maksud untuk dijual lagi, tidak dapat dikategorikan sebagai aktiva tetap dan harus dimasukkan ke dalam kelompok persediaan.
.      Material
Barang milik perusahaan yang berumur lebih dari satu tahun dan dipergunakan dalam operasi perusahaan tetapi nilai atau harga per unitnya ataupun harga totalnya relatif  tidak terlalu besar dibanding total aktiva perusahaan, tidak perlu dimasukkan sebagai aktiva tetap. Barang- barang yang bernilai rendah, seperti: pulpen, sendok, piring, staples, jam, meja, dan sebagainya, tidak perlu dikelompokkan sebagai aktiva tetap. Memang tidak ada suatu ketentuan baku, berapa nilai minimal dari suatu barang agar dapat dikelompokkan sebagai aktiva tetap. Setiap perusahaan dapat menentukan kebijaksanaan sendiri mengenai kriteria materialitas tersebut.
.      Dimiliki perusahaan
Suatu aktiva berwujud yang bernilai tinggi, dipergunakan didalam operasi dan berumur lebih dari satu tahun, tetapi disewa dari perusahaan pihak lain, tidak boleh dikelompokkan sebagai aktiva tetap. Kendaraan sewaan, misalnya, walupun dipergunakan untuk operasi perusahaan dalam jangka panjang, tetap tidak boleh diakui sebagai aktiva tetap.
PENGELOMPOKAN
Aktiva tetap dapat berupa: kendaraan, mesin, bangunan tanah dan sebagainya. Dari berbagai macam aktiva tetap yang dimiliki berbagai perusahaan, untuk tujuan akuntansi dapat dikelompokan kedalam kelompok:
.       Aktiva tetap yang umurnya tidak terbatas, seperti tanah tempat kantor atau bangunan pabrik berdiri, lahan pertanian, lahan perkebunan, lahan peternakan. Aktiva tetap jenis ini adalah aktiva tetap yang dapat dipergunakan secara terus menerus selama perusahaan menghendakinya tanpa harus memperbaiki atau menggantinya.
.      Aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habis masa manfaatnya  bisa diganti dengan aktiva lain yang sejenis, seperti bangunan, mesin, kendaraan, komputer, mebel, dsb. Aktiva tetap kelompok  kedua, adalah jenis aktiva tetap yang memiliki umur ekonomis maupun umur teknis yang terbatas. Karena itu jika secara ekonomis sudah tidak menguntungkan (beban yang dikeluarkan lebih besar dari manfaatnya), maka aktiva seperti ini harus diganti dengan aktiva lain.
.       Aktiva tetap yang umurnya terbatas dan apabila sudah habis masa manfaatnya tidak dapat diganti dengan yang sejenis, seperti tanah pertambangan dan hutan. Kelompok  aktiva yang ketiga merupakan aktiva tetap yang hanya sekali pakai dan tidak dapat diperbarui karena kandungan atau  isi dari aktiva itulah yang dibutuhkan, bukan wadah luarnya. Tanah pertambangan memang tetap masih ada saat kandungan emas atau minyaknya sudah habis, tetapi bukan tanah itu sendiri yang mendorong perusahaan membeli atau berinvestasi, melainkan emas atau minyaknya. Memang, hutan dapat ditanami kembali, tetapi itu memerlukan waktu yang sangat panjang dan beban yang sangat besar.
 C.    HARGA PEROLEHAN AKTIVA TETAP
Harta non current dapat diperoleh dengan berbagai cara, antara lain:
  1. Diperoleh dengan harga lumpsump;
  2. Diperoleh dengan pembayaran berkala;
  3. Pembelian dengan cara leasing;
  4. Perolehan dengan trade-in
  5. Perolehan dengan menerbitkan surat berharga;
  6. Perolehan dari donasi; dan
  7. Dibangun sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar